Jumat, 25 Maret 2016

Pengalaman Saya

Pada suatu hari saya mengajak teman teman saya untuk pergi berenang , lalu kita diskusikan tempat kolam renang , dan akhir nya kita memilih berenang di galaxy tirta mas bekasi , setelah itu kita berangkat kesana dengan mengendarai sepeda motor, setiba nya disana kami lalu siap siap berenang dan  kami pun mengganti pakaian , keadaan di kolam renang tersebut ramai dengan orang orang yang berenang disana , lalu teman saya mengajak untuk menaiki perosoton yang tinggi , lalu saya ikuti dia dengan berlari lari dan saya tiba tiba terpeleset , saya tidak tahu kalau lantai itu licin dan jatuh lah saya , semua orang orang melihat saya yang sedang terjatuh dan menertawakan saya sehingga saya malu sendiri , ini kejadian yang sangat memalukan bagi saya , kemudian langsung saja saya masuk kedalam kolam renang untuk menutupi muka saya yang memalukan ini , kejadian ini tidak akan terlupakan bagi saya , dan ini buat pelajaran buat saya , seharus nya kalau di kolam renang jangan berlari kencang. 

Manusia Dan Cinta Kasih

 Pada hakikatnya manusia dilahirkan oleh Tuhan memiliki perasaan, terutama perasaan cinta. Kebanyakan orang melihat masalah cinta ini pertama-tama sebagai masalah dicintai, lebih daripada itu masalah yang dicintai yaitu masalah kemampuan orang untuk mencinta, maaka masalahnya bagi mereka ialah bagaimana supaya dicintai. Setiap orang membutuhkan kebutuhan untuk mencintai dan dicintai. Cinta bukanlah terutama hubungan dengan seseorang tertentu. Cinta adalah sikakp, sesuatu orientasi watak yang menentukkan hubungan pribadi dengan dunia keseluruhan, bukan menuju sesuatu objek cinta. Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih. Dr. Sarwito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta memiliki 3 unsur, yaitu ketertarikan, keintiman, dan kemesraan. Ketertarikan adalah perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas hanya untuk dia. Keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku untuk menunjukkan bahwa seseorang itu dengan seseorang lainnya sudah tidak ada jarak lagi. Sedangkan kemesraan adalah adanya rasa ingin mengenal lebih dekat dengan seseorang yang dekat dengan kita. Biasanya kemesraan ditunjukkan dengan perilaku saling bersentuhan maupun dengan ucapan atau kata-kata yang lebih mendalam.Dan bedasarkan tingkatannya, cinta dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah, dan rendah. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah SWT, Rasulullah, dan berjihad di jalan Allah. Sedangkan cinta tingkat menegah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami, dan kerabat harta dan tempat tinggal.



Sumber : http://rayrizqie.blogspot.co.id/2015/05/ibd-bab-4-manusia-dan-cinta-kasih.html