Jumat, 04 November 2016

PENGGUNAAN VISUAL PROGRAMMING LANGUAGE PADA GAME ENGINE UNTUK MEMBANGUN GAME 3 DIMENSI

Perkembangan teknologi komputer sangat berpengaruh bagi manusia dan berkembang sangat melambung pesat, karna banyaknya persaingan antara satu dengan yang lainnya. Maka manusia berlomba lomba untuk menciptakan suatu karya yang dimana bisa mempermudah manusia untuk melakukan hal yang mungkin tidak bisa dilakukan tanpa ada nya teknologi. Perkembangan teknologi game pun saat ini menjadi populer karna banyak anak-anak, remaja maupun dewasa sekali pun mengikuti perkembangan game yang dapat dimainkan secara mobile dan online. Berkembangnya sebuah game karna manusia berlomba-lomba untuk membuat game yang sangat menarik dan penuh tantangan untuk dimainkan. Para pembuat atau pengembang game dalam membangun sebuah game dengan menggunakan murni program baik dengan bahasa pemrograman Java, C++, C# dan pengembang memanfaatkan kemudahan dan kecanggihan dalam membuat sebuah game dengan mengunakan game engine. Game engine sangat mempermudah bagi para pengembang untuk semakin kreatif dan semakin cepat dalam membuat game. Dan ada pula bahasa pemrograman yang harus digunakan yaitu visual programming language (VPL). Dengan game engine dan bahasa pemgrogramannya sangat mendukung dalam membangun sebuah game 3 dimensi.

Dalam penulisan ini akan membahas tentang game, game engine, game programming, dan visual programming language.

1. Game

    Game adalah sebuah permainan yang bertujuan untuk menghibur, Game sebenarnya penting dalam perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya. Berdasarkan alat atau tampilan game terbagi menjadi 2 yaitu Board Game dan Video game. Board game yaitu game yang memerlukan papan permainan tertentu sebagai area permainannya, sedangkan untuk video game yaitu game yang divisualisasikan melalu media elektronik yang dimana memerlukan interaksi dari pemain dengan menggunakan alat tertentu.

2. Game Engine

   Game Engine merupakan sebuah software yang dirancang untuk mengembangkan suatu video game dan memberikan suatu kemudahan dalam menciptakan suatu konsep sebuah game yang akan dibuat. Mesin yang dirancang untuk bekerja pada konsol game dan system operasi desktop seperti Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux.

3. Game Programming

   Game Programming merupakan bagian dari pengembangan game, dalam pemrograman game membutuhkan keterampilan dalam merekayasa perangkat lunak dan juga harus memahami lebih dari bidang contoh nya dibagian simulasi, database, stage design, physics, grafis, audio dan input.

4. Visual Programming Language

     Visual Programming Language adalah suatu bahasa pemrograman yang dimana para penggunanya membuat program dengan memanipulasi unsur-unsur pada grafis. Dengan adanya visual programming language pengguna bisa menentukan ekpresi visual, pengaturan teks dan simbol grafis, digunakan sebagai elemen sintak atau notasi sekunder.


Untuk pembuatan game dengan menggunakan game engine berbasis 3 dimensi kita harus mempunyai tahapan-tahapan yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution.

Ini adalah tahap-tahap dalam pembuatan game.

1. Konsep

    Konsep sangat berpengaruh untuk merancang sebuah game yang akan mau dibawa kemana alur game tersebut. Anda tidak akan dapat membuat game tanpa unsur terpenting ini. Terlebih dahulu kita pikirkan dulu gamenya, apa genre nya, judulnya apa, siapa tokoh utamanya, bagaimana jalan ceritanya, dan sebagainya.

2. Design dan Material Collecting
   
   Pada tahap ini terlebih dahulu kita mendesain suatu gambar atau character yang akan dijadikan suatu game. Dan buatlah beberapa object yang akan dijadikan sebagai material pendukung pada game tersebut. Software yang akan digunakan adalah Adobe Photoshop.

3. Assembly

    Tahap Assembly ini adalah merupakan tahapan dalam pembuatan game yang menggunakan game engine dan menggunakan visual programming language. Dalam visual programming language disana akan merancang suatu program untuk membuat game tersebut.

4. Testing dan Distribution


  Untuk proses testing atau percobaan dilakukan setelah game sudah selesai dibuat, Jika ada kesalahan dalam game tersebut maka kita telusuri kesalahan yang ada digame tersebut dan kita lakukan proses pengeditan ulang sampai game berjalan dengan yang diharapkan. Untuk proses distribusi, jika game itu sudah berjalan dengan baik maka game akan kita distribusikan ke dalam aplikasi game yang dapat dijalankan di komputer maupun laptop.

Kesimpulan dan Saran

1. Kesimpulan
     
    Kesimpulan yang kita bisa dapat adalah dengan menggunakan game engine dengan bantuan bahasa pemrograman visual. Dengan adanya visual programming visual dan game engine dapat dipermudah dalam proses tahapan untuk pembuatan game, game yang dihasilkan juga dapat berjalan dengan baik sesuai dengan desain dan alur cerita yang disusun.

2. Saran

  Dengan dipermudahnya dalam pembuatan game dengan menggunakan visual programming language, para pengembang diharapkan untuk membuat suatu game yang berkualitas tinggi untuk menghasilkan game yang banyak diminati para pengguna atau pemain.

Sumber : https://drive.google.com/open?id=0Bzv7EbpX1vVWd21UZ3FSTl9jMms